Gitar
Gitar (guitar) merupakan nama dari salah
satu alat musik petik kuno yang berasal dari wilayah Persia. Instrumen jenis
ini diperkirakan ada sekitar tahun 1500 SM yang pada awalnya dikenal dengan
sebutan citar atau sehtar. Alat musik ini berkembang menjadi beberapa macam
gitar kuno yang dikenal dengan istilah umum tanbur. Sekitar tahun 300 SM tanbur
dikembangkan oleh bangsa Yunani dan di beri nama dengan sebutan Bouzouki. Enam
abad kemudian dikembangkan pula oleh bangsa Romawi. Pada tahun 476 M dibawa
oleh bangsa Romawi ke Spanyol dan berubah nama menjadi: Guitarra Morisca dan
Guitarra Latina. Selang tiga abad kemudian bangsa Arab membawa semacam alat
petik yang bernama gambus yang mereka sebut dengan nama Al-ud ke Spanyol
(Summerfield, 1982:82). Kemudian bangsa Spanyol menggabungkan ketiga alat musik
tersebut dengan mempertimbangkan konstruksinya dan instrumen baru ini diberi
nama “Vihuela”, dan alat ini kemudian lebih terkenal daripada alat musik yang
asli. Namun Al-ud kemudian dikembangkan di wilayah Eropa Barat dan menyaingi
popularitas alat musik vihuela dari Spanyol. Justru instrumen Al-ed inilah yang
dikembangkan di Eropa Barat dalam beberapa model lute Eropa hingga kira-kira
akhir abad ke-17. Sementara instrumen vihuela berkembang terus menjadi berbagai
macam gitar selama berabad-abad hingga akhirnya menjadi gitar klasik yang kita
kenal hingga jaman sekarang ini. Lebih jelasnya baca di wikipedia bahasa Indonesia.
Jenis Gitar
Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa
jenis gitarpun sangat bervariatif. Perkembangan teknologi sangat berpengaruh
terhadap perkembangan instrumen juga. Sebelum peradaban mengenal energi listrik,
instrumen gitar ya hanya berupa jenis gitar klasik hingga gitar akustik.
Setelah diperkenalkan energi listrik baru ada gitar jenis baru yang sering kita kenal dengan gitar listrik.
Dari paparan diatas maka gitarpun bisa dibedakan menjadi 3 jenis. Yaitu gitar
klasik, gitar akustik dan gitar listrik. Antara gitar klasik dan gitar akustik secara
bentuk memang keliatan sama, namun ada perbedaan signifikan bila kita amati.
Gitar klasik jelas menggunakan senar berbahan nylon, sedangkan senar gitar
akustik adalah terbuat dari baja. Perkembangan dari gitar akustik ini kemudian
menjadi gitar listrik.
Bagan Gitar
Untuk lebih jelasnya tentang bagan dan
wilayah-wilayah gitar atau resonator, dan ruang yang terdapat dalam gitar,
tentunya teman-teman sudah paham dan sudah mengerti lebih detail. Disini saya
hanya akan menjelaskan sedikit yang berhubungan dengan produk yang akan kami
tawarkan. Secara konstruksi gitar yang kami hasilkan masih sama dengan produk
gitar umum, namun spesifikasi kami adalah terletak pada keberhasilan kami
menangani akustik yang dihasilkan dari perpaduan kayu dan ruang yang dibentuk
sebagai resonator. Jadi, kami menjamin gitar produk kami jelas lebih
berkualitas dibidang akustik daripada gitar-gitar lokal lainnya. Sedangkan
berbagai atribut gitar lainnya, seperti senar, dryer kami masih menggunakan
standar pasaran supaya harga gitar yang kami jual terjangkau oleh khalayak
ramai dari segala lapisan. Namun demikian, kami juga melayani pemesanan
bentuk-bentuk dan aksesoris sesuai dengan kehendak pesanan, selama kami bisa
mengusahakannya.










0 komentar:
Posting Komentar